Senin, 15 Juni 2015

Perdamaian

64.
Perdamaian

Duduk berhadapan dua manusia murah senyumnya
Mewakili bangsa keturunan ningrat
Yang lain berkulit hitam penuh tawa
Sebab ia berkacamata
Saat negosiasi
Perang tak menguntungkan
Boneka ndan robot tak berjiwa
Bersedia damai
Tapi apa kerja kita
Urusi prajuritmu yang terluka tapi hutangku banyak
Jangan marah, tak perang pun terlilit utang
Tak usah bayar pampas an
Tak ada yang terkalahkan
Terimakasih
Aku kagum padamu
Mari tandatangan piagam ini
Jabat tangan erat
Sedikit minum
 Bersulang
Damai
Di pintu keluar ia tersenyum
Rentetan nyalak senapan
Benar
Manusi actor sandiwara
Semu berliku.
Indramayu, 17 Oktober 1990